31 Agustus 2008

Melahirkan dan merealisasikan anak yang sholeh (Part 1)



Malam tadi, ketika saya dan istri sedang menyantap hidangan sahur, anak saya sabiq bangun dari tidurnya, padahal atas kesepakatan saya dan istri kami tidak akan membangunkan si kecil yang beberapa hari yang lalu itu genap berusia 1 tahun …

Si kecil pun akhirnya ikut makan sahur, pada romadlon pertama dalam hidupnya …

Terbersit oleh saya memang sudah semestinya si kecil bangun, mungkin ini sudah di atur Allah, ini merupakan pendidikan sedari dini, pembiasaan, bila orang tuanya beribadah maka sudah semestinya si kecil di sertakan … sahur merupakan rangkaian ibadah dari pada bulan romadlon.

Sekedar informasi, anak saya ini sudah bisa adzan walaupun belum jelas ataupun ketika saya sholat baik wajib atau sunah pasti anak saya ini menghampiri saya dia akan ikut sujud apabila saya sujud …

Memang tak mudah untuk menciptakan generasi yang islami di zaman sekarang ini …

Semua harus di awali dari diri kita sendiri, dan ini merupakan rangkaian …

1. Di awali dari sang orang tua, ketika remaja dahulu saya sudah berencana untuk mendapatkan istri yang akan melahirkan dan mendidik anak-anak saya dengan islami dan baik, dan untuk mencapainya saya ber ikhtiyar untuk mendawamkan ibadah2 di luar ibadah wajib, salah satunya ibadah sholat dhuha dimana salah satu fadhilah nya adalah untuk mendapatkan jodoh yang baik “di mata Allah” …

2. Rangkaian selanjutnya adalah ketika proses “pembuatan” sang anak, sebagian besar dari kita bila sudah satu tempat tidur dengan istri pasti lupa untuk berwudlu terlebih dahulu, (memang syetan sangat lihai menggoda), pastikan untuk selalu berwudlu terlebih dahulu, jangan lupa untuk rangkaian do’a-do’a nya, dan setelah “proses pembuatan” itu jangan lupa untuk ber wudlu lagi plus niat untuk memperoleh anak keturunan yang sholeh sholehah dan di ridloi Allah …

3. Proses kehamilan pun menjelang, pastikan untuk memberikan suplemen “rohani” yang baik di samping suplemen jasmani pada si jabang bayi yang masih berada dalam kandungan, banyak cara yang bisa dilakukan yang apabila di paparkan disini akan sangat panjang …

4. Proses kelahiran, siapkan diri anda untuknya … siapkan tatacara menyambut sang bayi, dari mulai syariatnya sampi perlengkapannya.

5. Setelah proses kelahiran, usahakan untuk terus menjaga, mensupport ibu dan sang bayi, saya sudah mencucikan baju anak saya sedari bayi, membantu mengurus keperluan sang ibu dan bayi (ini tidak akan terjadi apabila saya tidak ber wira usaha, saya tidak terikat oleh jam kantor …).

6. Anak mulai besar (anak saya berumur 1 tahun) contohkan perbuatan2 baik, biasakan untuk berdo’a sebelum melakukan aktivitas apapun, jaga dan rawat anak dengan kasih sayang …

Semoga tulisan ini membantu saya untuk mengingat hal-hal yang pernah terjadi pada keluarga dan diri, menuju masa depan yang lebih baik dan di ridloi Allah SWT, Amien

Tidak ada komentar: