29 Agustus 2008

S a b i q ...



Tiap pagi sampai siang kesibukan saya yang utama adalah "njaga" anak saya, Muhammad Sabiq namanya, ibunya mengajar SDN tak jauh dari tempat tinggal kami.

Memang sedari bayi Sabiq di urus saya dan ibu nya, kami ingin membesarkan anak pertama kami ini dengan tangan kami sendiri, bukan tangan baby sitter atau pembantu, seperti "sebagian" keluarga yang suami dan istri nya bekerja.

Setelah sang bunda pulang, kami bergantian, biasanya saya baru bisa pergi keluar untuk menemui client, dsb.

Berharap, Sabiq bisa merasakan kasih sayang sepenuhnya ...

sampai saat ini pun saya masih mencari format yang tepat untuk dapat terus ber enterpreneur tanpa mengabaikan keluarga ...

smoga Allah memberi berkah dan meridloi ...

Tidak ada komentar: