29 Agustus 2008

Siapa yang bicara ...


Undzur Ma Qoola Walaa Tandzur Man Qoola

"Lihatlah apa yang di bicarakan dan jangan kamu lihat siapa yang berbicara"

Artinya apabila ada seseorang berbicara kebaikan, ilmu, wawasan dsb tidak mengandung madhorot kita dapat mengambil ilmu darinya tanpa melihat siapa yang berbicara.

Di lihat dari sudut pandang Syariat

Lain lagi jika di lihat dari sudut pandang Tasawwuf

Undzur Man Qoola Walaa Tandzur Ma Qoola

"Lihatlah siapa yang berbicara dan jangan kamu lihat apa yang di bicarakannya"

Banyak terjadi kita temui orang yang berbicara kebaikan dsb, tapi kualitas orang tersebut tidak sesuai dengan apa yang ia bicarakan, berbicara shodaqoh tetapi ia sangat jarang bershodaqoh, berbicara sholat tetapi sholatnya saja masih bolong-bolong, dsb, seperti tong kosong nyaring bunyinya.

Bahwa kita harus melihat kualitas orangnya dulu, baru mendengarkan kata-katanya.

Telur yang di hasilkan dari ayam kampung tentu akan berbeda dengan telur yang di hasilkan oleh ayam negeri ...

Tulisan ini merupakan intropeksi pada diri sendiri, bahwa ilmu dan kata-kata tidak harus di umbar sedemikian rupa melainkan kita harus menjalankan nya, menerapkannya baru kemudian mencontohkannya atau memberitahukannya kepada teman, saudara atau keluarga.

Seperti konsep dakwah yang pernah Rosul ajarkan ...

Tidak ada komentar: